7 Kebiasaan Warga Spanyol ini Patahkan Stigma Masyarakat Eropa Individualis

7 Kebiasaan Warga Spanyol ini Patahkan Stigma Masyarakat Eropa Individualis

Kehidupan sosial masyarakat di setiap tempat memanglah berbeda. Contohnya dalam pengamatan mengenai pelajar Indonesia yang  enggan untuk melanjutkan sekolah di Eropa. Mereka berpikir bahwa Eropa, khususnya Spanyol memiliki budaya individualis dari penduduk di sana yang sering menyebabkan culture shock bagi mahasiswa dan penduduk asing seperti yang berasal dari Asia.

Padahal, kehidupan sosial di Spanyol tidak seburuk yang dibayangkan banyak mahasiswa. Bahkan Negara yang dijuluki sebagai Negeri Matador ini sebenarnya memiliki tingkat sosial masyarakatnya cukup tinggi. Hal ini bisa dilihat dari para penduduk yang akrab dan ramah kepada penduduk lokal maupun pendatang.

 7 Kebiasaan Warga Spanyol yang Ternyata Tidak Individualis

Negara yang beribukota di Madrid ini memiliki beberapa budaya yang menggambarkan bahwa kehidupan sosial mereka tidak individualis seperti yang kita bayangkan.

Simak kebiasaan dn kebudayaan apa saja yang ada di Spanyol sebagai gambaran tingkat sosial mereka yang tinggi.

1.   Nongkrong Rame-Rame di Bar

Sejak dari dulu Spanyol terkenal sebagai salah satu negara yang memiliki banyak bar di Uni Eropa. Sehingga kebiasaan dan kebudayaan mereka melekat sampai sekarang adalah senang dengan keramaian dan menghabiskan waktu bersama teman-teman.

Spanyol akan memberikanmu banyak teman nongkrong di kafe atau bar bagi orang-orang yang merasa kesepian atau bagi mahasiswa yang hanya ingin beristirahat setelah penat dari kegiatan kampus.

2.   Santai di Pantai

Spanyol juga memiliki beberapa pantai yang indah dan enak untuk dinikmati ketika liburan. Berbeda dengan bar yang digunakan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan, pantai adalah tempat dimana para penduduk menghabiskan waktu libur mereka dengan teman-teman dan saudara. Sehingga tidak heran jika kita mengunjungi pantai di Spanyol ketika musim liburan akan banyak masyarakat yang senang berkumpul di sana.

3.   Menyapa

Anda jangan khawatir diacuhkan dan diabaikan ketika berkunjung ke suatu tempat di Spanyol karena penduduk local di Spanyol dikenal sebagai orang yang ramah ketika bertemu dengan penduduk asaing.

Mereka terbiasa untuk menyapa satu sama lain dengan berbagai cara. Contohnya seperti “Hola!” kepada orang yang belum mereka kenal bahkan hanya bertemu di jalan, bar, restoran, atau kendaraan umum.

4.   Persahabatan adalah Segalanya

Pentingnya pertemanan di masyarakat Spanyol bisa dilihat bahwa penduduk di sana akan berteman sampai mereka tua. Mereka tidak akan segan untuk bertemu dengan teman lama walaupun hanya meluangkan waktu mereka.

Dengan demikian mereka tidak akan merasa kesepian, bahkan mereka akan mendapatkan banyak pengalaman dengan teman-teman lama mereka.

5.   Banyak Pesta

Kebudayaan di Spanyol yang sering Anda lihat ketika datang ke Spanyol adalah mereka sering mengadakan hari raya besar. Masyarakat Spanyol akan merayakan pesta di tempat favorit mereka dan di ruangan yang terbuka seperti di jalan, gunung, maupun pantai.

Pesta lain yang sering mereka adakan adalah perayaan untuk menghargai pencapaian teman-teman mereka. Bahkan pesta ulang tahun tidak akan mereka lewatkan karena bagi mereka adalah kegiatan yang wajib dilakukan walaupun hanya meniup lilin.

6.   Pengajar atau Guru yang Menyenangkan

Berbanding terbalik dengan beberapa Negara dalam kehidupan kampus, di Spanyol hubungan antara dosen dan mahasiswa perguruan tinggi sungguh menyenangkan karena terlihat seperti hubungan yang informal.

Dosen dan mahasiswa di sana bahkan sering menggunakan panggilan “tio” untuk menyapa, dimana jika diartikan dalam Bahasa Indonesia adalah “bro”.

Meskipun terlihat informal dalam tradisi antara dosen dan mahasiswa, mahasiswa di kampus akan tetap menghargai para dosen di sana. Dosen juga akan menghargai para mahasiswa dengan menghafal nama mereka dan sering mengajak mahasiswa untuk bermain atau hanya sekedar nongkrong.

7.   Penduduk yang Memiliki Banyak Cinta

Fakta mengenai Spanyol yang terakhir ini sudah banyak orang yang tahu bahwa julukan Spanyol adalah Negara cinta. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan oleh seorang pene;iti University of Vermont, Amerika Serikat. Penelitiannya adalah meneliti beberapa penggunaan bahasa dari berbagai negara melalui internet.

Hasi dari penelitiannya menunjukkan bahwa penduduk Spanyol banyak menggunakan bahasa mereka untuk menyampaikan pesan cinta. Mereka menyampaikan pesan bernada cinta melalui media sosial, film, lirik lagu, google books, bahkan acara televisi.

Baca Juga :

Melanjutkan pendidikan di Spanyol bukanlah hal yang buruk mengenai pandangan akan stima masyaraka Eropa yang individualis. Disamping menempuh studi di kampus, anda juga akan mempunyai kesempatan untuk menonton langsung pertandingan dari Barcelona dan Real Madrid. Selain itu, wisata alam dan bangunan klasik lama ala Romawi akan memberikan pengalaman dan wawasan yang luas mengenai kebudayaan Eropa yang belum Anda ketahui.